
Wujudkan Sekolah Tanggap Bencana, BPBD Balangan Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana di TK Al Munawar Desa Sungai Awang
Paringin – BPBD Balangan yang menyelenggarakan sosialisasi tentang penanggulangan bencana di TK Al Munawar Desa Sungai Awang, Kecamatan Lampihong, Selasa, (11/6/2024).
Dalam kegiatan tersebut siswa TK diberi penjelasan dan simulasi pemadaman dalam menghadapi kebakaran menggunakan alat APAR.
Selain melibatkan anak-anak usia TK, peserta juga dari guru yang bertujuan untuk menciptakan sekolah yang tanggap terhadap bencana sehingga dapat mengantisipasi potensi kejadian bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi, melalui Staf Teknisi Peralatan dan Mesin, Rudiansyah menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya dari BPBD Balangan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi berbagai jenis bencana.
“Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah langkah-langkah antisipasi dan mitigasi dalam menghadapi kebakaran,” ujarnya.
Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tentang jenis-jenis bencana dan cara-cara untuk mengurangi risikonya disampaikan dalam cara yang mudah dipahami oleh anak-anak TK.
“Mereka diberikan pemahaman tentang tindakan yang harus diambil saat terjadi kebakaran, termasuk langkah-langkah pertolongan pertama dan cara aman untuk keluar dari gedung,” jelasnya.
Kemudian para guru juga mendapatkan peran penting dalam pemahaman tentang pentingnya persiapan bencana di sekolah. Mereka diberikan pemahaman tentang bagaimana berperan aktif dalam rencana penanggulangan bencana sekolah dan bagaimana mendukung anak-anak mereka dalam memahami langkah-langkah keselamatan.
“Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga mencakup simulasi penggunaan alat APAR. Simulasi ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta terutama para guru tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Hal ini bertujuan untuk melatih mereka dalam menghadapi situasi darurat dan meningkatkan kesiapan mereka dalam tindakan nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana ini adalah langkah awal dalam menciptakan sekolah yang tanggap terhadap bencana.



Diharapkan dengan pemahaman yang diberikan pada anak-anak sejak usia dini, mereka akan tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya persiapan bencana dan dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan di masa depan.
“Sosialisasi ini merupakan langkah nyata dalam upaya melindungi generasi muda dari risiko bencana, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin terjadi di masa depan,” pungkasnya.(*)